Tampilkan postingan dengan label New Info. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label New Info. Tampilkan semua postingan

05 Agustus 2014

Beasiswa Presiden Republik Indonesia




REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meluncurkan program Beasiswa Presiden Republik Indonesia di penghujung masa jabatannya. Beasiswa bernama Indonesian Presidential Scholarship (IPS) ini didesain untuk mencetak pemimpin masa depan.

Staf khusus presiden bidang ekonomi dan pembangunan Firmanzah mengatakan, pada tahun 2045 Indonesia ditargetkan untuk menjadi negara maju dan disegani dunia. Untuk itu, pembangunan sumber daya manusia (SDM) menjadi hal mutlak yang harus terus ditingkatkan.

"Peran kunci untuk mencapai itu semua adalah generasi muda Indonesia yang punya kapasitas dan kapabilitas yang lebih baik," katanya dalam keterangan resmi di Jakarta, Sabtu (2/8).

Menurut dia, IPS ini tidak menitikberatkan kecakapan akademis sebagai satu-satunya syarat mutlak untuk mendapatkannya. Yang lebih penting, kata dia, jiwa kepemimpinan dari pendaftar lebih diprioritaskan. Karena IPS didesain untuk mencetak pemimpin dari berbagai latar belakang profesi dan terbuka untuk semua warga negara.

Dia menjelaskan, pendaftar yang mampu menunjukkan kontribusi riil di masyarakat akan mendapat nilai tambah. Pengalamannya selama memimpin di berbagai lembaga akan membantu dalam proses pendaftaran. "Perubahan positif yang diberikan kepada masyarakat, itu akan menjadi bekal untuk mendapat IPS," katanya.

Firman mengatakan, pada kesempatan pertama ini, IPS akan memberangkatkan 150 peserta ke berbagai universitas terbaik di dunia. Semua kebutuhan selama kuliah di luar negeri akan ditanggung oleh negara dengan anggaran dari APBN. Termasuk biaya hidup dan keperluan selama studi.

Ada dua kelompok yang akan mendapatkan beasiswa ini yakni dari kalangan TNI/ Polri dan non TNI/Polri. Untuk TNI/Polri, kata dia, akan diberi kuota 50 orang. Sedangkan untuk non TNI/Polri mendapat kuota 100 orang. Mekanisme seleksi bagi TNI/Polri akan dilakukan di internal mereka. Sedangkan yang dari non TNI/Polri, seleksi dikoordinasi oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) di bawah Kementerian Keuangan.

Pada pendaftaran gelombang pertama telah terseleksi sebanyak 100 peserta. Untuk gelombang ke dua telah kembali dibuka sampai batas akhir pendaftaran 17 Agustus 2014. Semua pendaftar akan diseleksi melalui mekanisme yang telah disiapkan.

"Yang unik adalah seleksi akhir ada di tangan presiden sekitar bulan Oktober," ujar guru besar Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia ini.

Staf khusus presiden bidang ekonomi dan pembangunan Firmanzah mengatakan, pada tahun 2045 Indonesia ditargetkan untuk menjadi negara maju dan disegani dunia. Untuk itu, pembangunan sumber daya manusia (SDM) menjadi hal mutlak yang harus terus ditingkatkan.

"Peran kunci untuk mencapai itu semua adalah generasi muda Indonesia yang punya kapasitas dan kapabilitas yang lebih baik," katanya dalam keterangan resmi di Jakarta, Sabtu (2/8).

Menurut dia, IPS ini tidak menitikberatkan kecakapan akademis sebagai satu-satunya syarat mutlak untuk mendapatkannya. Yang lebih penting, kata dia, jiwa kepemimpinan dari pendaftar lebih diprioritaskan. Karena IPS didesain untuk mencetak pemimpin dari berbagai latar belakang profesi dan terbuka untuk semua warga negara.

Dia menjelaskan, pendaftar yang mampu menunjukkan kontribusi riil di masyarakat akan mendapat nilai tambah. Pengalamannya selama memimpin di berbagai lembaga akan membantu dalam proses pendaftaran. "Perubahan positif yang diberikan kepada masyarakat, itu akan menjadi bekal untuk mendapat IPS," katanya.

Firman mengatakan, pada kesempatan pertama ini, IPS akan memberangkatkan 150 peserta ke berbagai universitas terbaik di dunia. Semua kebutuhan selama kuliah di luar negeri akan ditanggung oleh negara dengan anggaran dari APBN. Termasuk biaya hidup dan keperluan selama studi.

Ada dua kelompok yang akan mendapatkan beasiswa ini yakni dari kalangan TNI/ Polri dan non TNI/Polri. Untuk TNI/Polri, kata dia, akan diberi kuota 50 orang. Sedangkan untuk non TNI/Polri mendapat kuota 100 orang. Mekanisme seleksi bagi TNI/Polri akan dilakukan di internal mereka. Sedangkan yang dari non TNI/Polri, seleksi dikoordinasi oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) di bawah Kementerian Keuangan. 

Pada pendaftaran gelombang pertama telah terseleksi sebanyak 100 peserta. Untuk gelombang ke dua telah kembali dibuka sampai batas akhir pendaftaran 17 Agustus 2014. Semua pendaftar akan diseleksi melalui mekanisme yang telah disiapkan.
"Yang unik adalah seleksi akhir ada di tangan presiden sekitar bulan Oktober," ujar guru besar Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia ini.

Registrasi Online melalui www.lpdp.depkeu.go.id
Sumber gambar: http://news.detik.com/
Sumber berita: http://www.republika.co.id/

23 Juli 2014

Jokowi Blusukan Jelang Detik-Detik Kemenangan

Jokowi Blusukan Jelang Detik-detik Kemenangan - Calon presiden Joko Widodo (Jokowi) mengisi waktu jelang pengumuman rekapitulasi suara Pilpres 2014 dengan berkunjung ke Waduk Pluit, Jakarta Utara, Selasa (22/7/2014) sore.

Jokowi yang ditemani juru bicara Anies Baswedan sempat berbincang singkat dengan wartawan. Selanjutnya, ia duduk-duduk santai di bangku taman. Seperti biasa, warga berkerumun di sekeliling Jokowi.

Menang

Di tempat lain, Komisi Pemilihan Umum telah menyelesaikan rekapitulasi penghitungan suara dari 33 provinsi. Dari hasil tersebut, pasangan calon presiden-calon wakil presiden Joko Widodo-Jusuf Kalla meraih suara sebanyak 53,15 persen.

Rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara tingkat nasional di Gedung KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta, itu selesai kira-kira pukul 17.15 WIB, Selasa (22/7/2014).

Hasilnya, Jokowi-JK memperoleh 70.633.576 suara (53,15 persen). Adapun pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa memperoleh 62.262.844 suara atau 46,85 persen) atau berselisih 8.370.732 suara dari Jokowi. Jumlah suara sah sebanyak 132.896.438 suara. Fabian Januarius Kuwado - Dian Maharani
Sumber: kompas.com

01 Juli 2014

Jadwal PPDB Online Kota Bandung 2014

Jadwal PPDB Online Kota Bandung 2014
Berikut tabel kegiatan pendaftaran dan quota masing-masing sekolah yang nantinya bisa kita pantai sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan serta tanggal mula dan akhir kegiatan PPDB baik jenjang pendidikan tingkat SD, SMP, SMA, dan SMK. Inlah seleksi Online Peserta didik baik jalur Akademik, Jalur Non Akademik. Semoga tulisan ini dapat sedikit membantu bagi para orang tua siswa yang akan mendaftarkan anak kesayangannya ke jenjang pendidikan selanjutnya.

Peraturan Walikota PPDB Kota Bandung 2014

Perwal merupakan sebuah dokumen yang dirancang untuk dijadikan acuan dalam berjalannya sebuah sistem. Perwal PPDB adalah petunjuk teknis yang dibuat oleh Dinas Pendidikan Kota Bandung sebagai acuan dalam pelaksanaan PPDB Online Kota Bandung tiap tahunnya.

Perwal untuk PPDB Online Kota Bandung Tahun ini agak berbeda dengan tahun tahun sebelumnya, karena pada tahun ini seluruh kebijakan penerimaan peserta didik baru di Kota Bandung dirubah.